DIDADAMEDIA, Bandung - Persib Bandung bersiap menghadapi laga leg pertama delapan besar Piala Indonesia menghadapi Borneo FC, di Stadion Segiri, Rabu (24/4/2019).
Bagi Persib ini merupakan kali pertama dalam dua musim terakhir mereka kembali ke Segiri. Dalam dua musim sebelumnya, Borneo FC menjamu Persib di Stadion Mulawarman, Bontang (Liga 1 2017) dan Stadion Batakan, Balikpapan (Liga 1 2018).
Kembali ke Segiri, Persib dibayang-bayangi catatan buruk. Sejak 2010, sudah tujuh kali Persib bermain di Segiri untuk menghadapi dua tim asal Samarinda: Persisam Samarinda (2010-2013) dan Borneo FC (dari 2016). Dari tujuh lawatannya itu, Maung Bandung tak pernah sekalipun meraih kemenangan.
Catatan terbaik Persib adalah menahan imbang Borneo FC 0-0 di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Selebihnya Persib selalu menelan kekalahan.
"Saya tidak suka berbicara statistik. Kadang kadang statistik ok kadang-kadang tidak ok, untuk saya tidak penting statistik, penting adalah siapa yang menang besok," kata pelatih Persib, Miljan Radovic.
BACA JUGA :
Pelatih asal Montenegro itu optimis Persib bisa lepas dari bayang-bayang rekor buruk saat main di Segiri. Dia mengakui, Borneo FC memang bukan lawan sembarangan. Terlebih tim berjuluk Pesut Etam itu ditukangi Mario Gomez, pelatih berpengalaman yang musim lalu membesut Persib. Selain itu, Borneo FC juga punya banyak pemain berkualitas.
Kendati demikian, Persib datang ke Segiri dengan optimisme tinggi. Dia ingin timnya meraih kemenangan di leg pertama, untuk menjaga peluang lolos ke semifinal. Andai Persib bisa mengalahkan Borneo FC di leg pertama, mereka hanya butuh hasil imbang di Bandung pada leg kedua untuk meraih tiket lolos ke empat besar.
"Kita waspadai tim Borneo, karena mereka adalah tim bagus, tapi saya pikir kita siap untuk main disana. Karena kita perlu satu gol disana, karena akan lebih mudah di Bandung," pungkasnya.