DIDADAMEDIA, Bandung - Memperingati Dies Natalis ke-60, Institut Teknologi Bandung (ITB) terus melakukan pengembangan demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Salah satu bukti makin berkualitasnya penyelenggaraan pedidikan di ITB adalah 36 program studi telah mendapatkan akreditasi internasional. Keberhasilan ini sejurus dengan tekad ITB menjadi World Class Research University dan Entrepreneurial University.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi ITB, Miming Miharja menjelaskan, ada 136 program jurusan yang dimiliki ITB, baik untuk S1, S2 dan S3 semuanya sudah memiliki akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
"Untuk S1 sudah 87,5 persen, S1 sudah 92,3 persen dan S3 sudah 100 persen. Semoga saja tahun ini untuk S1 dan S2 seluruhnya bisa 100 persen terakdetasi A," ujar Miming kepada wartawan dalam konferensi pers, Rabu (6/3/2019).
"Tahun ini, ITB sudah masuk peringkat 200 besar PT se-Asia Pasifik berdasarkan rilis Times Higher Education dan peringkat ke-164 untuk subyek Emerging Economy, peringkat ini naik 102 peringkat dari lima tahun sebelumnya yakni berada di posisi 461 dunia menurut QS WUR," tutupnya.
Upaya mendorong ITB masuk jajaran atas perguruan tinggi di Asia Pasifik, juga dibuktikan dengan dukungan finansial untuk riset atau penelitian yang sejak 2016, angkanya terus mengalami kenaikan.
Dipaparkan Miming, dana riset ITB pada 2016 mencapai Rp148,62 miliar. Tahun 2017, angkanya naik Rp197,13 miliar dan Rp253,15 miliar di 2018.
Dana tersebut tak hanya berasal dari anggaran ITB, juga dari Kemenristekdikti, hibah institusi luar negeri, hibah institusi dalam negeri dan bentuk kerja sama penelitian lainnya.
"Riset yang dilakukan peneliti ITB menunjukkan skala pertumbuhan positif dengan mencapai 1.266 judul penelitian di tahun 2018," ujarnya.
Pencapaian yang diraih selama 60 tahun perjalanan, membuktikan ITB sebagai perguruan tinggi tingkat pertama selama 4 tahun terakhir. "Semua kami lakukan demi menjawab kebutuhan bangsa secara cepat dan tepat dalam penguatan daya saing dalam perspektif ekonomi," ungkap Miming.
"Semua sesuai dengan konsep Entrepreneurial University yang merupakan visi pengembangan ITB, topik riset yang dikembangkan senantiasa dikaitkan dengan upaya memenuhi kebutuhan industri dalam merespon pasar," tutupnya.
Editor: redaktur
Dies Natalis Ke-60, ITB Tingkatkan Kualitas Penyelenggaraan Pendidikan
