Seorang pria di Bandung tega menembak seekor kucing hingga tewas

seorang-pria-di-bandung-tega-menembak-seekor-kucing-hingga-tewas . (net)

Tridinews.com - Seorang pria di Bandung tega membunuh seekor kucing dengan cara mencekik dan ditembak hingga tewas. Hal tersebut viral usai videonya tersebar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, pria tersebut menodongkan senjata api lalu menodongkan senjata tersebut ke kepala kucing.

Pria itu kemudian menembakkan senjatanya ke bagian kepala hingga kucing itu menggelepar.

Akun @rumahsinggahclow yang mengunggah video tersebut menulis peristiwa penembakan kucing terjadi di Jalan Cilengkrang, Cibiru, Kota Bandung. Kepolisian setempat membenarkan peristiwa penembakan terhadap kucing tersebut.

Kapolsek menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (8/2/2025).

Kapolsek menuturkan dari hasil pemeriksaan, pelaku penembakan bernama Sandi Kuswanto (33), warga Cibiru, Kota Bandung.

Dalih pelaku, penembakan seekor kucing dilatarbelakangi rasa kesal.

Pelaku menceritakan saat berkunjung ke rumah saudaranya di Jalan Cilengkrang, seekor kucing mengganggunya ketika sedang menyantap makanan yang disajikan tuan rumah. Olehnya, kucing itu sempat diusir namun malah mencakar tangan korban.

"Pelaku emosi dan membawa kucing tersebut ke pekarangan rumah dan oleh pelaku, kucing tersebut ditembak dengan menggunakan air soft gun hingga mati," katanya.

Saat penembakan, pelaku dengan sengaja merekamnya. Kemudian video tersebut dijadikan status di aplikasi chat WhatsApp.

Setelah kucing mati, pelaku membawa jasad kucing tersebut ke sekitar tempat kerja pelaku di daerah Cinambo dan dibuang ke kali.

Rekaman milik pelaku pun tak lama tersebar di Instagram dan media sosial lainnya. Alhasil setelah viral, pada Kamis, (13/2), pelaku diboyong oleh Komunitas Pecinta Kucing ke Mapolsek Panyileukan. Komunitas itu melaporkan perbuatan pelaku kepada pihak kepolisian.

"(Kita) Menginterogasi pelaku dan membuat video klarifikasi dan permohonan maaf dari pelaku," ucapnya.


Editor: redaktur

Komentar