Tridinews.com - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Erwin mengantongi elektabilitas tertinggi dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI). Kurang dari sepekan pencoblosan, paslon nomor urut 3 ini punya modal lebih dari 50% elektabilitas di atas ketiga paslon lainnya.
Temuan itu berdasarkan survei yang dilakukan LSI pada periode 11-16 November 2024. Survei dilakukan dengan sampel sebanyak 800 responden, menggunakan metode multi-stage random sampling dengan tingkat margin of error sebesar ±3,5% dan tingkat kepercayaan 95% dengan asumsi simple random sampling.
Responden terdiri dari warga negara Indonesia di seluruh Kecamatan Kota Bandung yang memiliki hak pilih, atau mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dikatakan Peneliti LSI, Dr Yoes C Kenawas, pasangan Muhammad Farhan dan Erwin konsisten dalam dua simulasi tanpa dan dengan menggunakan kartu bantu surat suara.
"Dalam simulasi tanpa surat suara, pasangan Muhammad Farhan-Erwin unggul dengan elektabilitas sebesar 55,1%, diikuti pasangan Haru Suandharu-Ridwan Dani Wirianata 24,1%, Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar Masoem (8,5%), dan Dandan Riza Wardana-Arif Wijaya (6,3%). Responden yang masih menyatakan 'Tidak Tahu/Rahasia' sebesar 6,0%," kata Yoes dalam keterangannya, Jumat (22/11/2024).
LSI juga melakukan simulasi dengan surat suara, menggambarkan persis sesuai nomor urut dan perkiraan fotonya. Pasangan Muhammad Farhan dan Erwin juga masih unggul dengan elektabilitas sebesar 56,2%. Paslon dengan elektabilitas tertinggi selanjutnya, masih diduduki paslon Haru Suandharu dan Ridwan Dani Wirianata sebesar 22,5%.
Sementara Arfi Rafnialdi dan Yena Iskandar Masoem 9,8%, serta Dandan Riza Wardana dan Arif Wijaya 6,1%. Adapun responden yang menyatakan Tidak Tahu/Rahasia sebesar 5,4%.
Yoes menilai bahwa popularitas menjadi salah satu kunci tingginya elektabilitas pasangan Farhan-Erwin dalam hasil survei. Popularitas Farhan sudah mencapai angka 85,3%, dengan mengantongi tingkat kedisukaan sebesar 85,0%. Sedangkan popularitas wakilnya, Erwin, ada pada angka 54,8% dengan tingkat kedisukaan sebesar 84,5%.
"Dari responden yang mengetahui nama seluruh calon Wali Kota, citra personal Muhammad Farhan unggul dari pesaingnya. Persepsi responden terhadap Muhammad Farhan mengungguli pesaingnya dalam aspek perhatian pada rakyat, jujur dan bersih dari korupsi, berani dan tegas, bugar dan sehat, serta mampu memimpin Kota Bandung," ucap Yoes.
Selain itu, sosialisasi yang dilakukan oleh Farhan juga dinilai lebih intensif dibandingkan pesaingnya. Sebanyak 13,7% responden menyatakan bahwa mereka pernah melakukan pertemuan tatap muka langsung dengan Farhan.
"Lalu 27,5% pernah melihat namanya di televisi. 28,2% juga pernah melihat nama Farhan di internet. 54,0% responden pernah melihat spanduk/baliho/stiker Farhan. 12,2% responden juga mengaku pernah didatangi oleh timses Muhammad Farhan," sambungnya.
Yoes juga mengatakan, bahwa kerja-kerja pasangan calon yang didukung tim pemenangan dan sosialisasi meluas, menjadi kunci utama untuk keluar sebagai pemenang dalam pemilihan Wali Kota Bandung tanggal 27 November 2024 mendatang.
Editor: redaktur