Akibat Pandemi, Stok Darah di PMI Kota Bandung Terus Berkurang

akibat-pandemi-stok-darah-di-pmi-kota-bandung-terus-berkurang . (Tri Widiyantie/PINDAINEWS)

DIDADAMEDIA, Bandung - Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengimbau masyarakat tetap semangat mendonorkan darah agar kebutuhan atau stok labu darah di PMI tetap ada.

Terjadinya penurunan pendonor darah di PMI Kota Bandung selama masa pandemi Covid-19 jadi perhatian sosok yang akrab disapa Mang Oded itu.

"Pendonor menurun efek dari Covid ini, demi kebersamaan Mang Oded mengimbau tetap semangat donor darah," paparnya usai memberikan sambutan pada peringatan HUT PMI ke-75 dan Hari Keselamatan Pasien di Kantor PMI Kota Bandung, Kamis (17/9/2020) ekamrin.

Senada diungkapkan Kepala PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto, menurutnya awal pandemi Covid-19 jumlah pendonor mengalami penurunan akibat terdapat imbauan tidak keluar rumah. Hingga akhirnya, kondisi tersebut berpengaruh terhadap stok labu darah yang diterima dari pendonor yang rutin mendonor.

"Sebelum pandemi satu hari 500 labu (yang mendonor), ketika pandemi kita shock satu hari hanya 40 labu perhari, 90 persen hilangnya sementara permintaan tidak berubah," jelasnya.

Kendati, ia menjelaskan pihaknya mengatur agar stok labu darah tidak kosong dengan menyiapkan stok darah 5 kali lebih banyak dari kebutuhan atau permintaan darah sehari. Jika kebutuhan atau permintaan labu darah perhari 500 maka pihaknya harus menyediakan 2.500 labu darah.

"Sehingga ketika terjadi pandemi, kita hanya dapat 10 persen, selama lima hari dapat memenuhi karena ada stok, dan sekarang terus menipis," tuturnya.

Untul itu, strategi agar stok labu darah bertambah dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu masyarakat yang mengajukan permintaan labu darah diharapkan membawa anggota keluarga untuk donor darah. Selain itu, pihaknya membuka 24 jam bagi masyarakat yang hendak mendonor dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dipaparkannya, stok labu darah saat ini sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat perhari sekitar 400 hingga 500 labu darah. Namun, hal tersebut belum dapat menyimpan stok untuk lima hari ke depan.

"Setiap hari terpenuhi 400 sampai 500 labu darah. Intinya bahwa harus ada stok untuk 5 hari, sekarang belum, baru masuk keluar gitu aja, idealnya stok 5 hari," imbuhnya.

Sementara, sekarang ini jenis golongan darah A yang relatif sulit didapatkan dari masyarakat yang mendonorkan darah. Menurutnya, darah golongan A sering dibutuhkan masyarakat.

"Kami harap masyarakat dapat bergotong royong, salah satunya dengan donor darah," tandasnya.


Editor: redaktur

Komentar