Penjagaan Diperketat, Volume Kendaraan di Jalur Perbatasan Menurun

penjagaan-diperketat-volume-kendaraan-di-jalur-perbatasan-menurun Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di sela-sela peninjauan sejumlah cek poin, kemarin.. (Tri Widiyantie/PINDAINEWS)

DIDADAMEDIA, Bandung - Volume kendaraan di sejumlah perbatasan mengalami penurunan setelah delapan hari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bahkan kini di Kota Bandung tinggal menyisakan sekitar 30 persen.

"Volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung berkurang. Tinggal 30 persen," kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di sela-sela peninjauan sejumlah cek poin, kemarin.

Hal tersebut terjadi pascadilakukannya penyekatan yang dilakukan petugas di cek point serta penutupan sejumlah jalan. Kondisi tersebut langsung dipantauanya disejumlah titik mulai dari Jalan Gunung Batu, Cibereum, Gerbang Tol Pasirkoja, dan Gerbang Tol Kopo.

Yana yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandung berharap, penurunan volumen kendaraan di Kota Bandung juga linier dengan penurunan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung. "Mudah-mudahan, linier dengan penurunan pandemi positif Covid-19," harapnya.

Agar kondisi tersebut tetap terjaga, Yana mewacanakan penjagaan selama 24 jam di setiap cek poin. Oleh karenanya, ia akan mengoordinasikan hal tersebut dengan instansi lainnya.

"Kita upayakan penjagaan 24 jam. Tetapi kita koordinasi dahulu berkaitan dengan tenaganya (personel)," ujarnya.

Pada peninjauan tersebut, ada sejumlah perubahan di titik pemeriksaan. Sebelumnya, cek poin Pasteur berada di dekat gerbang tol namun dipindahkan dekat titik putar arah. Sehingga kendaraan yang melanggar bisa langsung diminta putar arah.

Hal serupa juga berlaku di cek poin Cibeureum. Cek poin Cibeureum dipindahkan ke dekat pangkalan Damri Elang. Di sela-sela peninjauan, Yana beberapa kali berpesan kepada para petugas yang berjaga untuk memeriksa protokol kesehatan para pengguna jalan.

"Warga wajib menggunakan masker," tegas Yana.



Editor: redaktur

Komentar