DIDADAMEDIA - Pemerintah Inggris membela pihak yang memberikan izin pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa, Liverpool vs Atletico Madrid dan festival pacuan kuda Cheltenham.
Duel Liverpool kontra Atletico dan festival pacuan kuda Cheltenham dituding beberapa pihak sebagai biang penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) di Inggris. Kedua event tersebut digelaberlangsung sebelum Inggris menerapkan karantina wilayah akibat pandemi corona.
Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak kebijakan, memberikan izin laga Liverpool kontra Atletico dan pelaksanaan pacuan kuda berdasar anjuran tinjauan saintifik.
"Dalam setiap tahapan krisis ini kami selalu dipandu tinjauan saintifik dan mengambil keputusan yang tepat pada saat itu," kata Sunak dalam jumpa pers rutin pemerintah Inggris, Senin (20/4/2020) waktu setempat dilansir Reuters.
"Terkadang ada kebijakan keliru dan terjadi pada waktu yang salah, mempertimbangkan keberlanjutan dan sebagainya. Pada semua kebijakan ini, kami selalu dibekali tinjauan sains, untuk keputusan yang tepat pada waktu yang tepat, saya meyakini itu," ujarnya menambahkan.
Pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid berlangsung pada 11 Maret 2020, sedangkan festival pacuan kuda Cheltenham 10-13 Maret 2020.
Lantas pandemi virus corona mewabah di Inggris. Sejak 23 Maret 2020, pemerintah Inggris menerapkan karantina wilayah ketat dan berlangsung hingga kini.
Baru-baru ini, deputi penasihat saintifik pemerintah Inggris, Angela McLean, menganggap pernyataan seorang reporter yang menyatakan, izin laga Liverpool vs Atletico Madrid membantu persebaran virus corona sebagai "hipotesis yang menarik".
"Akan menarik untuk mengetahui pada masa mendatang berdasarkan semua tinjauan sains untuk memastikan keterhubungan antara virus yang menyebar di Liverpool dan virus yang ada di Spanyol," ujarnya.