Libatkan 1500 Personel Gabungan, Begini Skema PSBB di Kota Bandung

libatkan-1500-personel-gabungan-begini-skema-psbb-di-kota-bandung Jajaran forkopimda Kota Bandung menggelar simulasi PSBB di Plaza Balai Kota. (Tri Widiyantie/PINDAINEWS)

DIDADAMEDIA, Bandung - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Bandung menggelar simulasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (20/4/2020). Dalam simulasi tersebut dibahas sejumlah hal, salah satunya skema pengawasan di 19 check point atau pos pemeriksaan.

Dalam pelaksanaan PSBB yang dimulai Rabu (22/4/2020), di Kota Bandung akan melibatkan sekitar 1.500 personel yang terdiri dari Polrestabes Bandung, Satpol PP Kota Bandung, TNI dan Polda Jawa Barat.

Masing-masing check point akan dijaga petugas gabungan terdiri dari 5 personel anggota Polrestabes, 5 anggota Satpol PP, dua perawat medis dan satu dokter.

Sementara untuk pembagian ring, ada 3 ring yang diterapkan yakni ring 1 (Dalam Kota Bandung), ring 2 (Masuk Kota Bandung), dan ring 3 (Batas Kota Bandung).

"Untuk ring 1 seperti Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, Jalan Diponegoro, Jalan Merdeka, dan Jalan Dago. Ring 2 seperti Gate Tol Muhammad Toha, Gate Tol Kopo, Gate Tol Pasir Koja, Gate Tol Pasteur, dan ring 3 seperti Jalan Setiabudi-Eldorado, Jalan Cibereum, Jalan Kopo, Jalan Cibaduyut, Jalan Moch Toha, dan Jalan Ters. Buah Batu,"  jelas Ketua Harian Gugus Tugas, Ema Sumarna, Senin (20/4/2020).

Lebih jauh ia menegaskan, inti dari PSBB yaitu disiplin dan itu menjadi kunci. "Kami bukan mengunci ekonomi masyarakat tapi aturan harus ditegaskan. Semua harus disiplin," ujarnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial optimistis kota kembang mampu menjalankan PSBB dengan lancar dan baik guna memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Bandung.

"Dari simulasi hari ini saya sangat yakin, mudah-mudahan pelaksanaan PSBB Kota Bandung bisa terlaksana dengan baik," ujarnya.

Sedangkan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rita Verita mengatakan pihaknya siap menghadapi PSBB. Dalam realisasi dilapangan pihaknya mengikuti jumlah check point yang telah ditetapkan.

"Contohnya misalnya di ring 1, 2 dan 3 kami siap siaga beserta jajaran Kepolisian, Satpol pp. Bila ada masyarakat bergejala mengarah ke COVID-19 kami akan berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat. Selanjutnya, apabila ke arah COVID-19 apakah akan dirujuk ke RS atau tidak, kami telah siap ambulan.

Disamping itu, pada setiap check point telah disiapkan perlengkapan standar kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh, hand sanitizer dan juga masker. "Bila ada yang meninggal karena COVID-19 kami telah bekerjasama dengan tenaga pemakaman yang telah disediakan," tandasnya.

Editor: redaktur

Komentar