Persib dan Persija Sepakat Usung Misi Damai di Final Liga 1 U-19

persib-dan-persija-sepakat-usung-misi-damai-di-final-liga-1-u-19 Tim Persib U-19 dan Persija U-19. (Foto: Net)

DIDADAMEDIA, Bandung - Pelatih Persib U-19 Budiman Yunus dan Persija U-19 Sudirman, sepakat menjadikan final Liga 1 U-19 2018 sebagai ajang persaudaraan.

Ya, ada misi lain mereka usung selain memperebutkan gelar juara. Meski suporter Persija tak bisa menyaksikan langsung final di Stadion Dipta, Gianyar, Senin (26/11/2018), kick off pukul 18.30 WIB.

Pertengahan November lalu, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman untuk Persija U-19. Disebutkan dalam putusan tersebut bahwa Persija U-19 mendapatkan hukuman denda sebesar 50 juta Rupiah dan larangan bagi suporter Persija memasuki stadion sampai dengan akhir musim kompetisi U-19 2018.

Hukuman tersebut dijatuhkan usai pertandingan babak 8 besar yang digelar di Magelang, Jawa Tengah. Banyak suporter Persija yang turun ke lapangan secara beramai-ramai, peristiwa itu terjadi pada saat Persija U-19 ditaklukkan Persib U-19 dengan skor telak 4-0, Rabu (17/11/2018) lalu.

Fakta itu membuat komdis menjatuhkan hukuman ke Persija U-19. Dalam surat komdis soal hukuman tersebut juga ditegaskan bahwa jika terjadi pengulangan terkait pelanggaran yang sama, akan mendapatkan hukuman yang lebih berat.

Pelatih Persib U-19 Budiman, mengatakan timnya tidak melulu memikirkan gelar juara. Ada misi penting lainnya soal hubungan yang kurang baik antara suporter Persib dan Persija.

"Kami ingin memberi hiburan positif buat masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi bahan persahabatan buat The Jakmania dan Viking. Mudah-mudahan semua bisa bersaudara, dalam sepak bola bisa menjadi persaudaran, bukan permusuhan," kata Budiman dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Asisten pelatih Persija U-19, Washiyatul Akmal pun setuju dengan pernyataan itu. Para pemain muda diharapkan bisa memberi contoh yang baik buat semuanya.

"Kami juga ingin di antara Persija atau Persib bisa menjadi bersaudara. Semoga final nanti menjadi jalan hidayah untuk persaudaran antarsuporter," kata Washiyatul Akmal.



Editor: redaktur

Komentar