DIDADAMEDIA, Bandung - Hasil imbang 2-2 diraih Persib Bandung saat berhadapan dengan Persela Lamongan pada pekan ke-13 Liga 1 musim 2019. Bukan hasil yang sesuai target, tapi kapten Persib, Supardi Nasir menilai, 1 poin di Lamongan cukup fair dan tetap harus disyukuri.
Sejatinya itu hasil yang mengecewakan bagi Persib. Sebab dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (8/8/2019) itu Maung Bandung berpeluang besar untuk merebut poin penuh.
Persib sempat unggul 2-1, melalui gol Esteban Vizcarra pada menit ke-14 dan Achmad Jufriyanto pada menit ke-21.
Namun Persela mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-60 melalui Alex Goncalves. Itu gol keduanya dalam laga tersebut, sebelumnya Alex membobol gawang Persib pada menit ke-13.
"Hasil yang patut kita syukuri. Qodrarullah kita bisa ambil satu poin walaupun kita sebelumnya ingin memenangkan pertandingan. Tapi itulah hasil maksimal yang kita raih hari ini."
"Kita berusaha semaksimal mungkin berusaha mengambil yang terbaik hari ini. Tetapi itulah sepak bola," kata Supardi seusai pertandingan.
Supardi menyoroti kinerja wasit Ikhsan Prasetya Jati yang memimpin pertandingan tersebut. Menurut Supardi wasit sering mengeluarkan keputusan yang keliru. Kadang kala, hal tersebut membahayakan pemain di lapangan.
"Cuma sedikit ada hal yang kurang fair dari wasit. Saya lebih menyampaikan ke wasit untuk bisa menjaga pemain kita. Siapapun pemainnya kita jaga."
"Mereka pemain muda kita jaga demi masa depan bangsa. Jangan dibiarkan hal-hal yang kita inginkan baru terjadi menyesal semua. Saya harap kedepan semua jaga sepak bola kita," pungkasnya.
Melenceng dari Target, Kapten Persib: Tetap Harus Disyukuri
