Ini Beberapa Faktor Bikin Persib Mengalami Turbulensi di Awal Musim

ini-beberapa-faktor-bikin-persib-mengalami-turbulensi-di-awal-musim . (Septian Nugraha/PINDAINEWS)

DIDADAMEDIA, Bandung - Performa Persib Bandung dalam kiprahnya di awal Liga 1 2019 berfluktuasi. Setelah mengalahkan Persipura Jayapura tiga gol tanpa balas pada pekan pertama, Maung Bandung malah sulit meraih kemenangan di tiga laga berikutnya.

Berhadapan dengan Semen Padang, Tira-Persikabo, dan Madura United, Persib hanya mampu meraih hasil imbang. Mirisnya, dua dari tiga hasil imbang tersebut diraih di kandang sendiri.

Penyelesaian akhir yang kurang sempurna dan lemahnya konsentrasi pemain di menit-menit rawan (15 menit awal dan akhir) tampak menjadi permasalahan yang membuat Persib kesulitan meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Pelatih Persib Robert Alberts, tak menampik dua hal tersebut sebagai masalah yang dialami timnya di awal musim. Namun pelatih asal Belanda itu juga mengatakan, fluktuasi yang dialami Persib pada awal musim pun disebabkan beberapa faktor yang membuat Persib tidak bisa tampil dengan skuat penuh sejak memulai kompetisi.

"Saya rasa Persib sudah bermain bagus dan kami juga tidak boleh melupakan fakta bahwa Persib memulai musim dengan kehilangan pemain berkualitas seperti Fabiano (Beltrame) dan Esteban (Vizcarra) yang di musim-musim lalu mereka adalah pemain asing berkualitas."

"Jadi itu memberi dampak ketika kehilangan dua pemain di awal musim. Fabiano di masa pramusim bermasalah dan dia harus menjaga ritme pertandingan. Sedangkan Esteban mengalami cedera dan itu membuat keseimbangan tim terganggu," terang pelatih asal Belanda itu.

Kehilangan Vizcarra dan Fabiano di awal musim diakui Robert membuat timnya mengalami sedikit turbulensi. Tak sampai di sana, badai cedera pun mulai menghinggapi Persib. Terbaru, Ezechiel N'Douassel diragukan tampil saat Maung Bandung berhadapan dengan Bhayangkara FC pada pekan keenam karena cedera dislokasi bahu.

Bila sampai kehilang Eze, maka itu akan menjadi kerugian besar bagi Persib. Menurut Robert, peran Eze sangat vital dalam permainan yang diusungnya bersama Maung Bandung. Sehingga bila Eze sampai absen, itu akan menjadi masalah baru bagi timnya.

Namun Robert enggan mengeluh dengan keadaan. Mantan Pelatih Arema Indonesia itu memaparkan bila sebisa mungkin dirinya harus bisa membuat tim tetap menjaga keseimbangannya, apapun yang terjadi.

"Sekarang Ezechiel juga cedera dan tidak ada pemain lain yang punya karakter sebagai striker murni. Kalian bisa lihat keseimbangan di tim Persib saat ini tidak begitu bagus karena faktor ini. Dua pemain tidak bisa main dan satu mengalami cedera ini menjadi situasi yang sulit bagi kami. Tapi kami harus bisa menyeimbangkan dan memperbaiki itu sebaik mungkin," pungkasnya.

Editor: redaktur

Komentar